Judulnya Masih “BELAJAR”

0
452

Betapa syahdunya kebersamaan di tengah dingin yang masih rapi, “se-rapi rindu kita pada suasana seperti ini, GLLSO”. Sebuah sapaan hangat dari Nyai Shafiyah, A.Win. , mengantarkan kita pada malam yang berkesan, Pembukaan Gebyar Lomba Lembaga Semi Otonom.

Nikmat yang Luar Biasa dari Semangat yang Tak Biasa

Tahukah dan masih sadarkah kita, bahwa semangat yang tak biasa menjadikan suasana apapun, kapanpun dan dimanapun menjadi enak aja bawaannya, mau suasananya gelap tak bakal jadi racun untuk terlelap, atau mau suasananya temaram, tetap saja, tak mengganggu nuansa yang tentram, bahkan mau suasannya becek, tak mempan tuk merecoki ghirah agar melembek. Semangat yang seperti ini, adalah nikmat yang sangat luar biasa sekali.

Siapa yang bisa memaksakan semangat?                                                                        Ia mungkin bisa dirasa, tapi tak bisa dipaksa, mungkin ia bisa diramu tapi tak bisa dirayu, kerena semangat yang lahir dari  kemurnian jiwa, kebahagiaan hati dan ketenangan pikiran, akan menjelma sebagai semangat yang segar, bukan semangat yang hambar. Maka sekali lagi, kesegaran ini adalah nikmat yang luar biasa sekali. Dan semangat beliau, tak hanya mampu mencipta kesegaran di tengah malam yang temaram, tapi juga jamuan hangat, di atas tanah yang sedari sore mulai menggigil kedinginan. Maka untuk yang kesekian kalinya, ini adalah nikmat yang sangat luar biasa.

GLLSO; Dari Lokal Go Internasional

Tak pernah ada kata “sepele” dalam sebuah kesempatan, dan tak pernah ada kata “hanya” dalam sebuah peluang. Kalimat ini adalah mantra dari tokoh-tokoh kelas dunia yang tak pernah meninggalkan proses dari kelas-kelas kecil untuk sebuah harapan yang besar melalui kegigihan proses belajar.

Tak ada beda dari mereka, santri PP. Annuqayah Lubangsa Putri. Berlatih dari kelas-kelas lokal sebagai proses melatih dan mengasah berbagai macam potensi diri. Potensi yang sudah kokoh layaknya batu atau yang masih menyumbul malu-malu. Tapi tetap perlu diingat, tak semua nama akan keluar menjadi sang juara, guru boleh sama tapi nilai akan berbeda. Nilai yang didapat adalah bonus dari kesabaran, kegigihan, dan kesetiaan terhadap proses bernama “usaha”. Maka, tunggulah ia sebagai jelmaan dari keluarbiasaan proses belajar, yang namanya akan tertulis di atas medali kelas dunia.

GLLSO; Dari Lokal to Nasional go Internasional

Dan masih tetap dalam dekapan do’a, Lubri; For Better Future…

                                                                                                       Kantor Pesantren


Penulis: Faizatin al-Junaidi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.