P2WK LAKUKAN INOVASI BARU DALAM SISTEM JAM BELAJAR

0
353
Suasana Jam Belajar Santri dengan Sistem Klasikal. Foto: Im-as B.

Lubangsa Putri. Pengurus seksi Pengembangan dan Pembinaan Wawasan dan Keilmuan (P2WK) melakukan   program transformatif sistem jam belajar dengan pengelompokan perkelas, sebagai persiapan ujian semester gasal bagi santri yang berstatus siswa. Kebijakan baru ini dimulai sejak  3 malam kemarin (14/10).

          Kebijakan ini merupakan inisiatif baru untuk mengubah budaya belajar kebut semalam. Sehingga dengan diubahnya sistem belajar, dapat memaksimalkan dan menggunakan waktu sebaik dan sebijak mungkin. “sebenarnya, nilai penting dari sistem baru ini dapat membantu siswa siap mengahadapi ujian tanpa harus ada lembur semalam untuk mempelajari pelajaran yang akan diujikan. Sehingga mereka hanya tinggal pengulangan saja. Catatan yang kurang lengkap, materi yang kurang dipahami bahkan mereka dapat menjadikan sistem belajar baru ini untuk mendiskusikan dan melengkapi catatan bersama”. Ungkap Birriyatus Silsilah, pengurus P2WK saat ditemui kru Lubri News, selasa malam kemarin (16/10).

          Sistem belajar ini, tidak hanya dikelompokkan menurut jenjang formal masing-masing, melainkan  di kotak-kotakkan sesuai dengan kelas masing-masing, disertai penanggung jawab kelas. Sehingga sistem ini dapat dikoordinir dengan efektif. Sistem belajar ini tidak hanya sebagai wasilah untuk mendukung dan mengembangkan edukasi santri namun juga untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan melalui momen kebersamaan, imbuh dara kelahiran talango tersebut.

Tidak ada gading yang tidak retak, program gagasan pengurus seksi P2WK ini, juga menuai tangggapan, “ kalau meurut saya, ini merupakan kebijakan yang bagus, dan mungkin kami akan lebih siap lagi untuk persiapan ujian. Namun, letak kekurangan dari kebijakan ini adalah tidak adanya pendamping dari orang yang lebih tua dan tau. Kalau ada pendamping akan lebih kondusif dan efektif, sehingga ada yang menengahi”. ujar Silvana farhani, kepada kru  Lubri News.

          Program transformatif  sistem jam belajar ini, hanya berlaku ketika mendekati waktu ujian, namun program transformatis edukatif untuk hari-hari biasa tidak luput dari perhatian kami, untuk itu, juga sudah kami persiapkan untuk menunjang prestasi dalam ruang lingkup formal maupun non formal. Karena apabila sistem ini, kami jadikan permanen/ tetap perkelas, tentu akan ada rasa bosan, dari seringnya berkumpul. Meskipun ini hanya bersifat kondisional tetapi akan banyak pengaruh yang akan mereka terima. Sebagaimana yang disampaikan dengan nada optimis oleh Koord. P2WK, Sri Astutik.  “ النجاح ليس له نها ية والفشل ليس ابد يا ” (kesuksesan itu tidak akan ada akhirnya, dan kegagalan bukanlah hal yang abadi), jadi terus berproses dan berusaha.

Bak Sri, sapaan akrab Koord. P2wk ini juga menambahkan, apapun akan kami lakukan demi menunjang edukasi santri Lubri. Mulai dari sistem dan fasilitas penunjang belajar santri akan kami pertimbangkan. Contohnya ya, halaman yang sudah satu pekan ini, menjadi tempat belajr siswa ketika jam belajar. Mengenai usulan produktif Silvana, akan kami jadikan bahan evaluasi dan acuan untuk program edukatif selanjutnya.


Penulis: Zakiyatul Miskiyah

Editor: Imroatul Hasanah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.