PAS 2019: Lubri Adakan Pelantikan Pengurus Kamar

0
353
Pelantikan Pengurus Lembaga Semi Otonom (LSO), Organisasi Daerah (Orda) dan Ketua Kamar PPA. Lubri. Foto: NFA.

Lubangsa Putri-Penyelenggaraan Pembukaan Aktivitas Santri (PAS) PPA. Lubri Masa Bakti 2019-2020 yang diselenggarakan kemarin (11/07) berjalan dengan lancar meski ada beberapa kendala dari proses persiapan hingga acara berlangsung. Sebagaimana yang disampaikan oleh Anis Sulalah selaku Steering Committee acara tersebut.

“Alhamdulillah, acaranya bisa terlaksana dengan lancar, meski ada beberapa kendala seperti penataan panggung yang kurang maksimal, tapi mengenai acara berjalan dengan lancar”. Ujarnya.

Pelaksanaan pembukaan aktivitas tentu menjadi acara tahunan pengurus pesantren yang merupakan Program harian pengurus Pesantren. Acara tersebut tidak jauh berbeda dengan acara tahun lalu, yaitu pelantikan pengurus Lembaga Semi Otonom (LSO), Pengurus Organisasi Daerah (Orda), dan yang membedakan acara tersebut adalah pelantikan pengurus kamar yang diwakili oleh Ketua kamar PPA. Lubri.

Pelantikan pengurus Kamar yang diwakili oleh ketua kamar memiliki tujuan sebagai mengokohkan dan lebih menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap anggota kamar yang merupakan susunan keluarga terkecil di PPA. Lubri.

Faizatin selaku ketua Pengurus PPA. Lubri sekaligus pencetus pelantikan pengurus kamar tersebut menyampaikan, “Sebenarnya, ini terinspirasi dari sambutan Pengasuh PPA. Lubri (Nyai Shafiyah A.Win.) dalam acara pelantikan Pengurus Pesantren PPA. Lubri masa bakti 2019-2020. Sehingga dirasa sangat penting diadakan pelantikan pengurus kamar meski hanya diwakili oleh Ketua kamar. Karena pengurus kamar dapat menjadi kepercayaan kedua setelah ketua Blok dan mereka juga memiliki andil besar untuk kemajuan Lubri ”, ujarnya.

Pada pra acara PAS, para santri diajak mengenal pengurus PPA. Lubri melalui pemutaran video pengurus pesantren PPA. Lubri masa bakti 2019-2020 hingga video kegiatan santri serta event selama periode 2018-2019 kemarin yang menarik banyak perhatiaan para santri.

Kemudian ditambah dengan sambutan Pengasuh yang menyantri dapat membangun semangat mondok dan menjadi santri yang berakhlakul karimah. “Semangat ya, untuk yang baru datang, dan yang sudah lama datang, kita tidak akan terang benderang, kita tidak akan subur, jika kita tidak bersama menjalankan apa yang diharapkan orangtua dan Pengasuh”, tutur beliau. Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau membuka aktivitas santri dengan basmalah dan penyalaan obor bersama ketua LSO dan ketua Orda. Sehingga, acara PAS pada malam itu nampak meriah seperti yang disampaikan oleh salah satu santri PPA. Lubri, Kamilatun Na’ema, “Seru dan tegang, tapi bisa jadi ini mengandung nilai semangat menuntut ilmu yang tinggi dan berkobar-kobar”, ujarnya sambil tersenyum.


Penulis: Zakiyatul Miskiyah

Editor: Nur Fadiah Anisah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.