Pemilihan Duta Santri Lubri Kembali Digelar

0
580
Finalis Duta Santri Lubri 2019. Foto: Inayatul Qudsiyah.

Lubangsa Putri-Pemilihan Duta Santri 2019 kembali digelar dalam serangkaian perlombaan Haflah Akhir Sanah (HASANAH). Antusiasme santri dalam mengikuti ajang perlombaan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Total 17 peserta yang berpartisipasi dalam lomba Duta Santri tahun ini.

17 peserta tersebut diseleksi dalam dua babak. Babak penyisihan (7/4) diikuti oleh seluruh peserta dan babak final (8/4) yang diikuti oleh finalis dari setiap jenjang pendidikan.

“Materi yang ditanyakan dalam setiap babaknya berbeda. Babak pertama seputar kemampuan mendasar yang mesti dimiliki santri yaitu baca al-Qur’an dan baca kitab kuning. Selain itu, juga ditanyakan mengenai keilmuan dan wawasan kepesantrenan yang disampaikan dengan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Arab atau kedua-duanya”, ungkap Nuri Khalisatin Nafisah, Ketua Panitia dan sekaligus juri dalam lomba Duta Santri. Nuri, sapaan akrabnya, menambahkan, materi yang ditanyakan dalam babak final merupakan persoalan-persoalan aktual yang juga disampaikan dengan dwibahasa. Dalam babak final ini pula, para finalis yang terdiri dari 6 orang itu harus menampilkan satu bakatnya di depan penonton.

Dalam kesempatan yang sama, Faizatin, Ketua Pengurus yang juga menjadi juri dalam ajang ini, menyampaikan bahwa pihaknya memilih dua orang finalis dari tiap jenjang pendidikan, “dua orang dari MTS, dua dari MA, dan dua Mahasiswa. Setelah memilih yang terbaik dari setiap jenjang pendidikan kemudian akan disaring lagi untuk merebut Top Duta Santri, Runner Up I dan Runner Up II.”

Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya pengukuhan Duta Santri dilakukan: Bisyaratul Walidah sebagai Top Duta Santri, Fina Shafwatul Widad sebagai Runner Up I dan Zakiyatul Miskiyah sebagai Runner Up II.


Penulis: Nur Fadiah Anisah

Editor: Fadhilatul Aini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.