Semarak Binasaba Lubri 2019

0
225
Panitia dan Peserta Binasaba saat "Sayonara". Foto: Fa.

Lubangsa Putri-Sabtu (25/08) Panitia Bimbingan dan Pembinaan Santri Baru (BINASABA) 2019 adakan Pembukaan yang bertempat di Halaman PP. Annuqayah Lubangsa Putri sekitar pukul 14:30 WIB.

Acara ini dihadiri oleh Pengasuh PP. Annuqayah Lubangsa yakni K.H. Mohammad ‘Ali Fikri dan Nyai Shofiyah A.Win serta seluruh koordinator pengurus seksi. Kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Annuqayah khusunya Lubangsa Putri ini diikuti oleh seluruh santri baru dan santri lama (yang tidak ikut tahun sebelumnya) bertujuan untuk mengorientasi santri untuk mengenalkan Pesantren dan memberikan bekal kepada para santri. Data Santri yang tercatat mengikuti Binasaba 2019 sekitar 230 Santri dari semua tingkatan. Binasaba 2019 mengangkat tema “Santri Gen-M; Prioritas Halal, Kualitas Thayyiban” dan jargon “Halalan Thayyiban is My Choise”.

“Binasaba tahun ini berbeda format dari tahun kemarin, untuk tahun ini tidak ada kloter. Jadi, seluruh peserta BINASABA langsung dijadikan satu. Binasaba kali ini juga kami prioritaskan membahas tentang produk halal dan Thayyib yang harus dikonsumsi oleh seluruh santri. Kemudian, nanti ketika praktik cara bersuci dan mensucikan najis akan dibantu oleh seluruh pengurus PP. Annuqayah Lubangsa Putri dalam membimbing para santri baru dengan langsung praktik nyata.” Ungkap Ketua Panitia, Siti Zaitunah.

Acara pembukaan Binasaba 2019 dibuka secara seremonial oleh pengasuh PP. Annuqayah Lubangsa, KH. Mohammad ‘Ali Fikri dengan pemotongan simbolik dan pembacaan Ummul Quran. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa seluruh santri beruntung dihantarkan ke pondok Pesantren karena dua alasan, yang pertama karena ini merupakan ijtihad “thalabul ‘Ilmi” kemudian yang kedua adalah membahagiakan kedua orang tua.

“Untuk semua niat baik, semoga ini menjadi awal saudara bisa belajar dan akhirnya nanti bisa memperoleh ilmu barokah berbuah ‘akhlak dan ibadah’ dan menjadi modal hidup bahagia di dunia dan akhirat,” ucap beliau sebelum mengakhiri sambutan.

Materi-Materi Selama Pelaksanaan Binasaba

Usai pembukaan, penyajian materi dikenalkan kepada santri baru Lubangsa Putri. Studium General diisi oleh Nyai Nur Diana A. Win pada Ahad malam (25/8) dan follow up dari Studium General ini dilaksanakan pada Senin malam (25/8). Pada Senin siang (25/8) K. M. Faizi menjadi pembicara dalam Materi I: Pengenalan Sejarah Annuqayah. Materi II: Pengenalan Sejarah Lubangsa (Putri) dilaksanakan pada Selasa malam (26/8). Pembicara dalam Materi II ini adalah Pengasuh PP. Annuqayah Lubangsa, K. H. Mohammad ‘Ali Fikri.

Selain mengenalkan sejarah Annuqayah secara umum dan Lubangsa Putri secara khusus, pada Binasaba tahun ini, menurut penuturan Sekretaris SC, Ulfatul Yusro, terdapat materi-materi yang mengarah pada kegiatan keseharian santri. “Ada Fikih Keseharian di Materi III, juga Akhlak lil banat pada materi IV. Di Materi III, pembicaranya itu Ketua Pengurus PP. Annuqayah Lubangsa Putri, Ustazah Faizatin. Sedangkan di Materi IV, ada alumni senior yang menjadi pembicaranya, K. A. Wafi Nuh.” ujar Ulfatul Yusro (27/8).

Ketua Panitia Binasaba, Siti Zaitunah yang juga menjabat Waka I dalam struktur kepengurusan, menyampaikan bahwa selain materi-materi di atas, “ada satu penyajian khusus untuk sosialisasi Tata Tertib PPA. Lubri. Sosialisasi ini langsung disampaikan oleh Koord. Kamtib Lubri (30/8). Selain sosialisasi tatib, ada pengenalan komunitas-komunitas, Orda serta LSO yang ada di Lubri. Penyajian ini disampaikan oleh masing-masing ketua LSO, Koord. P2O, Pengembangan Pers (PP), dan Pengurus Kesenian (30/8). Di samping materi-materi itu, ada kegiatan rekreatif.” Pungkasnya.


Penulis : Nurul Iman

Editor : Nur Fadiah Anisah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.