Buku Perpustakaan Kini Bisa diakses Secara Online

0
137
Pustakawan Lubangsa saat mengaudit buku (14/8). (Foto Humas)

Lubangsa_Kamis (13/8) malam, Perpustakaan Lubangsa terlihat seperti kapal pecah, bukan tanpa sebab, namun pada waktu yang sama pustakawan Perpustakaan Lubangsa sedang melakukan audit data koleksi buku Perpustakaan.

Ach. Muhtadi selaku sekretaris perpustakaan, menuturkan audit data ini sudah dilaksanakan sejak empat hari yang lalu, namun hingga Kamis malam proses input data tersebut masih belum juga terselesaikan.

“Ada sekitar dua ratus buku yang harus dimasukkan datanya,” terang santri asal Bondowoso tersebut.

Lebih lanjut, buku-buku baru ini, didapatkan dari hasil hibah santri, alumni, penerbit dan Organisasi Daerah (Orda), serta beberapa buku yang dibeli oleh Perpustakaan.

“Salah satu Orda Ikatan Santri Annuqayah Legung (IKSAL) otonom dari Orda Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (Ikstida) yang turut menyumbangkan buku ke Perpustakaan Lubangsa. Sementara santri yang menghibahkan bukunya kebanyakan adalah mereka yang berstatus sebagai calon alumni,” tambah mantan kru Kompak itu.

Sementara, Nuvilu Usman Alatas selaku Pembina Perpustakaan, lebih lanjut menambahkan bahwa audit buku yang dilakukan oleh seluruh Pustakawan dan juga dibantu pengurus seksi KP2 ini, karena sistem Xampp yang digunakan Perpustakaan sebelumnya mengalami gangguan.

“Oleh karena itu, sambil lalu audit buku terus berjalan, Xampp Perpustakaan juga diperbaharui, dari yang semula offline menjadi online,” terang santri asal Gapura itu.

Nuvil, sebagai pengurus Humas pesantren itu menjelaskan, kerja yang dilakukan pustakawan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi kehilangan data buku perpustakaan.

“Audit dan perubahan sistem ini merupakan bentuk antisipasi penjagaan data. Sebab kemungkinan terburuknya—jika dikemudian hari server perpustakkan rusak  data tetap  bisa diakses melalui internet, jadi tidak sampai berakibat fatal,” tutur mantan Gubernur Fakultas FEBI Instika.

Lebih lanjut, selain untuk menjaga data perpustakaan, pembaharuan Xampp ini juga dimaksudkan agar data buku Perpustakaan Lubangsa bisa diakses khalayak umum.

“Dengan Xampp berbasis online ini maka buku perpustakaan bisa diakses semua kalangan, termasuk pula santri, alumni dan masyarakat luas,” ungkap Nuvil saat diwawancarai di Perpustakaan Lubangsa (14/8) kemarin.

Terkait hal ini, Abd. Warits dan Abd. Aziz selaku pengurus Kepustakaan Penerbitan dan Pers (KP2) yang turut membantu proses audit buku di Perpustakaan, membenarkan dan mendukung atas pembaharuan Xampp Perpustakaan Lubangsa, menurutnya ini akan bermanfaat bagi banyak orang.

“Untuk itu akses Perpus online bisa dilakukan melalui library.lubangsa.org,” pungkas Dewan Redaksi Majalah Muara tersebut.


Penulis: Ach. Murtafiq

Editor: Abd. Aziz

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak