Buletin Kompak Rencanakan Penerbitan Selanjutnya

0
362

Salah satu media informasi yang dimiliki Lubangsa, Buletin Kompak, rencanakan penerbitan selanjutnya. Buletin yang berada di bawah naungan pengurus PP. Annuqayah Lubangsa seksi Kepustakaan, Penerbitan dan Pers (KP2) selalu berbenah diri untuk menyajikan karya yang aktual dan faktual untuk dibaca oleh khalayak ramai.  Hingga penerbitan yang sedang direncanakan ini, sudah memasuki penerbitan yang ke-XXIV.

Pada edisi ke-XXIV ini, Buletin Kompak menyajikan tema yang cukup menggugah, yaitu “Menguak “Penyakit Turunan” di Pesantren”. Menurut penuturan Abd. Warits, Pemimpin Redaksi Buletin Kompak, tema kali ini cukup istimewa karena penyakit turunan sudah mengakar di kalangan santri. “Yang menjadi misteri pada tema kali ini adalah penyakit yang sering menimpa para santri, terutama santri baru, semisal koreng. Hal ini bahkan seperti penyakit turunan, yang pasti diderita oleh semua kalangan santri. Kami merasa, ada misteri di dalamnya. Oleh karenanya, kami akan menguak misteri tersebut, agar diketahui, apa sebenarnya yang menjadi penyebab semua ini,” papar santri yang berasal dari Gapura itu, ketika ditemui di Kantor Redaksi Kompak, Senin (7/3/2016).

Sementara itu, Ustadz Misbahul Munir, Wakasi. KP2 mengatakan, bahwa alasan pokok yang mendasari pengangkatan tema ini adalah soal misteri. “Misteri, mengapa seolah-olah, setiap santri tidak ada yang kebal terhadap penyakit seperti koreng itu. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa penyakit tersebut adalah stempel pengesahan dirinya sebagai seorang santri,” tutur santri yang juga menjadi Dewan Redaksi Buletin Kompak tersebut, menjelaskan.

Bahkan, mahasiswa semester VI PAI Instika tersebut menambahkan, barangkali dengan penerbitan kali ini, para santri tidak lagi terhantui oleh penyakit-penyakit semacam itu. “Biar tidak takut lagi untuk mondok bagi mereka yang hendak mondok,” pungkasnya. [Sul]


Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak