Bayi yang tak Dirindukan

0
Oleh: Abdul Warits* Siang itu, matahari begitu garang seperti ingin membakar setiap orang yang berjalan di atas tanah-tanah yang menyimpan resah. Dua perempuan itu membawaku...

Hujan yang dirindukan

0
Cerpen : Aziz As-Syah* Aku merindukan musim hujan kali ini. Rindu hujan bertandang melanda kampung halaman. Rintik-tintiknya yang berjatuhan memenuhi atap rumah yang mengundang anak-anak...

Sejak Saat Itu Kakek Berhenti Melaut

0
Oleh: Nisa Ayumida* Sejak saat itu kakek berhenti melaut. Saat dedaunan di halaman rumah gugur satu-satu dan mekar bunga-bunga menjadi layu. Saat rinai hujan yang...

Typus dan Cacing Tanah

0
Oleh: Nisa Ayumida Pada mulanya dahak yang keluar dari tenggorokannya terlihat biasa. Seperti dahak orang yang menderita penyakit batuk pada umumnya. Kendati itu membuat para...

Lelaki yang Setia Mencintai Gelombang

0
Oleh : Abdul. Warits* “Bluur” suara ombak itu berdenyut dalam nadi masyarakat Ghirsereng sepanjang hari. Perahu-perahu tertambat di pinggir pantai dengan rapi. Semilir angin menjadi...

Lelaki Beraroma Embun

0
Aku hanya seorang lelaki yang tinggal di dekat pohon. Orang sepertiku memang layak tinggal di sebuah tempat terpencil. Tidak terlalu mewah seperti gedung-gedung pemerintahan...

Di Padi

0
          “Iya, ibu!”           “Tidak, anakku!”           “Tidak, ibu! Sudah seharusnya sawah itu kita tanami huruf-huruf. Telah telalu lama orang-orang kelaparan pikirannya. Sedang kita, sebagai petani...