Diskusi Organisasi Sebagai Wadah Konsultasi dan Analisa Masalah Organisasi

0
934

Lubangsa Putri – Memasuki pertengahan periode 2017-2018, pengurus Pembinaaan dan Pengembangan Organisasi (P2O), terus berupaya meningkatkan kinerja kepengurusan. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam akhir minggu ini. Pada Kamis 16 November 2017 kemarin, pengurus yang berada di bawah naungan Waka II ini, menyelenggarakan Diskusi Organisasi (Dior) yang diikuti oleh pengurus Orgaisasi Daerah (Orda) PP. Annuqayah Lubangsa Putri.
Bukan perdana, kegiatan ini telah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada periode ini, pengurus P2O melaksanakannya dengan format yang berbeda. Jika sebelumnya Diskusi Organisasi dilaksanakan dengan tema khusus prihal keorganisasian, periode ini P2O memanfaatkan kegiatan diskusi untuk menyelesaikan masalah penting yang umum dihadapi oleh masing-masing organisasi.
Dengan bertempat di ruang kelas Madrasah Diniyah Baramij al-Tarbiyah wa al-Ta’lim (MD. BAW), kegiatan yang terlaksana selama 2 jam ini berjalan lancar hingga usai. Seluruh peserta yang hadir dari pengurus harian dan koordinator seksi pengurus Organisasi Daerah antusias mengikuti jalannya diskusi. Melalui bahasa yang komunikatif, Afifatul Qanita, pengurus P2O berhasil mengajak peserta untuk larut dalam tema diskusi. Hingga berakhir, diskusi singkat itu berhasil memecahkan 5 permasalahan urgent yang biasa dihadapai oleh Organisasi Daerah.
Kegiatan serupa, direncanakan akan dilaksanakan satu kali lagi, hingga akhir periode nanti. Melalui kegiatan ini pengurus P2O mengharapkan agar Orda mempunyai wadah tepat dalam menyampaikan kendala organisasi masing-masing, yang bukan tidak mungkin juga dihadapi oleh organisasi lain, guna menemukan penyelesaian bersama. 
“Menjadi pemimpin tidak hanya mengandalkan kemampuan Emosional dan Intelektual, melainkan juga butuh semangat Spiritual. Barangkali dengan mengadukan langsung kepada-Nya, masalah yang kita hadapi lebih mudah terselesaikan.” Terang Qurratul Aini, koordinator P2O mengakhiri jalannya diskusi, disambut dengan riuh tepuk tangan peserta. 


Penulis: Siti Jamilatul Fitriyah
Editor: Fadhilatul Aini
 

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak