Fingger Print akan Aktif

0
379

            ­Untuk meminimalisir keteledoran PK dalam mencatatat santri yang sering tidak hadir berjamaah di Masjid Jami’ Annuqayah, finger print yang telah dibeli oleh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa dalam waktu dekat akan segera diaktifkan. Pasalnya pengasuh mendesak pengurus untuk segera diaktifkan. Namun, seiring diaktifkannya pengurus masih menunggu data santri terkumpul semua.

Pengaktifan figger print ini sangat diapresiasi oleh santri. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ahmad Ramzi, yang mengatakan bahwa fingger print ini sangat bagus sekali, karena dengan diaktifkannya santri untuk melanggar akan sedikit ketakutan, sehingga akan mengurangi pelanggaran. “Alat ini menurut saya sangat menguntungkan, karena dengan alat ini dimungkinkan akan membuat penurunan terhadap santri yang selalu melanggar,” ujarnya.

            Dia menambahkan bahwa hal ini juga akan menambahkan rasa kpercayaan masyarakat terhadap pesantren, karena alat ini akan menjadi bukti bahwa pesantren benar-benar menjaga ketat putra-putranya di pondok.

Namun, selain itu alat itu akan membuat santri merasa bosan, karena menurut para santri pondok terlalu mengekang santrinya, “Alat ini juga memberi dampak negatif terhadap pemikiran santri, karena dengan ini santri akan merasa jenuh, yang selalu dikekang oleh pengurus dalam hal hadiran” tambahnya santri yang berasal dari Candi itu.

Menurut Munawwir, Waka Baghumas, menjelaskan alat tersebut nantiya akan digunakan pada saat santri akan masuk masjid, “Mungkin alat tersebut akan digunakan pada saat-saat santri akan masuk masjid, dan untuk perencanaan digunakan pada saat santri akan tidur itu untuk sementara masih tidak akan dilaksanakan, mungkin itu hanya digunakan diwaktu pengembangan,”  jelasnya.

Dia menambahkan bahwa untuk santri yang tidak hadir dalam pendeteksian, maka dendanya tetap mengikuti ketetapan pangurus Peribadatan dan Kepesantrenan (PK) seperti biasa. “Untuk masalah dendanya tetap mengikuti ketentuan pengurus PK seperti biasa” tambahya dengan tanpa memberikan kejelasan denda.

Pihaknya juga mengharapkan kerja sama santri untuk mensukseskan program ini. “Saya sangat mengharap kepada santri untuk bisa bekerja sama dengan pengurus, baik itu dalam hal pemeriksaan maupun dalam hal pelaksanaan,” paparnya.


Penulis            : Nur Mahmudi

Editor              : Misbahul Munir

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak