Formal Kembali “Bergerak”

0
295

Sebagian besar mahasiswa yang mondok di PP. Annuqayah daerah Lubangsa, melaksanakan aktivitas diskusi bersama di depan Masjid Jamik Annuqayah, Ahad/malam Senin (30/4). Malam itu, “Perempuan Tertindas” menjadi tema yang diangkat untuk didiskusikan bersama oleh para mahasiswa itu, dengan dipimpin oleh Rasidi, mahasiswa semester VIII PAI Instika. Diskusi bersama itu biasa dilakukan oleh para mahasiswa tersebut setiap minggu. Apalagi memang, sudah ada forum diskusi sebelumnya yang terbentuk, yakni Forum Mahahasiswa Lubangsa atau yang biasa dikenal dengan sebutan Formal.

Walaupun beberapa waktu Formal tidak berjalan, namun para mahasiswa-santri di Lubangsa mampu mengembalikan semangat yang selama ini kendor. Forum ini hadir berkat kesemangatan para mahasiswa sendiri, yang ada di PP. Annuqayah daerah Lubangsa, yang dihasilkan dari inisiatif para mahasiswa senior (yang sekarang sudah menjadi alumni Lubangsa).

Menurut salah seorang mahasiswa senior, Akhmad Riadi, Formal dibentuk dalam rangka berdiskusi dan untuk meningkatkan solidaritas bersama sebagai kaum mahasiswa, serta untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa yang ada di PP. Annuqayah daerah Lubangsa. “Dunianya mahasiswa kan memang begini? Baca buku, lalu diskusi, setelah itu menulis,” tambah mahasiswa semester VIII PBA Instika itu.

Walaupun pada malam itu, hanya beberapa mahasiswa yang hadir untuk berdiskusi, akan tetapi semangat para mahasiswa itu tetap tinggi dalam melaksanakan Formal tersebut. Diskusi malam itupun berjalan dengan lancar dan maksimal, dengan munculnya beberapa gagasan cerdas yang diutarakan oleh peserta diskusi.

Akhmad Zaini, salah seorang mahasiswa senior lainnya, berharap agar agar Formal tetap dijalankan dengan baik, dan mahasiswa Lubangsa harus lebih aktif lagi, terutama dalam menyampaikan gagasan-gagasannya. “Apa yang kita lakukan dalam forum ini, tentu hasilnya akan kita rasakan sendiri,” pungkasnya, mengakhiri diskusi malam itu.


Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak