FORMAL Laksanakan Kegiatan Dialog Kemerdekaan

0
43
Syaf Anton WR. dan KA. Dardiri Zubairi dalam Dialog Kemerdekaan yang dilaksanakan oleh FORMAL

Lubangsa_Setelah melaksanakan Kultum Kemerdekaan dan Kirab Kemerdekaan, Forum Mahasiswa Lubangsa (FORMAL) rampungkan selesaikan serangkaian acaranya dengan Dialog Kemerdekaan pada Selasa Malam (17/08). Acara seremonial yang menghadirkan Abd. Muqsit sebagai moderator dialog pada acara tersebut memang terkonsep lebih apik dan meriah. Hal tersebut tampak melalui video pendek yang dipersembahkan oleh Tim Youtube Lubangsa, serta penampilan Paduan Suara Lubangsa, hingga MC yang kocak, dan malam yang bertabur penampilan puisi dari Andalas.

Tak tanggun-tanggung, pihak FORMAL menghadirkan KA. Dardiri Zubairi dan Syaf Anton WR. sebagai pembicara pada serangkaian acara kemerdekaan teresebut. Kedua sosok yang memang sudah terkenal malang-melintang dijagat publik. Syaf Anton WR. sebagai tokoh budayawan Madura, dan KA. Dardiri Zubairi yang selain juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nas’atul Muta’allimin, beliau juga terkenal sebagai penulis. 

Dalam dialog yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, banyak hal yang beliau berdua kemukakan tentang kemerdekaan Indonesia, hingga dialog keduanya mengundang banyak santri Lubangsa untuk bertanya lebih jauh tentang Indonesia masa kini. “Dialog yang demikian sangat penting saya rasa, sebab tanpa dialog tentang kemerdekaan seperti ini, kemerdekaan kita hanya selesai sampai upacara bendera selesai saja. Setelah itu, memonetum kemerdekaan tak menambah nilai apa-apa terhadap nasionalisme kita sebagai santri.” Demikian tutur Hafil Mangkudilaga.

Pasca acara, Ach. Nur Khalili selaku ketua umum FORMAL mengaku puas dengan pencapaian yang telah dilakukan FORMAL. Sekalipun demikian, santri asal Talango tersebut mengungkapkan masih banyak PR bagi pengurus FORMAL ke depan untuk terus mengembangkan keilmuan di Lubangsa. “Serangkaian acara di bulan Agustus ini masih sekedar pembuka dan penyambut. Masih ada sederet kegiatan lain yang kami canangkan. Semoga FORMAL ke depannya terus eksis.” Tuturnya penuh harap.


Penulis: Moh. Ali Fikri

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak