Lemaga Semi Otonom; Asah Kemampuan Anggota Melalui Gebyar Lomba

0
438
Sambutan ketua pengurus PP. Annuqayah Lubangsa Putri pada pembukaan GLLSO 2019, Kamis 14 Februari 2019 (Foto: Sei. Publikasi GLLSO '19)

Lubangsa Putri – Perhelatan agenda besar Gebyar Lomba Lembaga Semi Otonom (GLLSO) resmi dibuka Kamis, 14 Februari 2019 minggu kemarin dan dijadwalkan berakhir 28 Februari 2019 pekan depan. Berlanjut sesudahnya tanggal 08 Maret 2019 akan dilaksanakan Wisuda V Nazm ‘Imrithi, Nazm Maqsud dan Alfiyah Ibn Malik lembaga Jam’iyah Ta’miq al-Kutub.

Dalam waktu hampir satu bulan, panitia GLLSO akan melaksanakan 28 lomba dari 4 LSO yang mengikuti acara ini, yakni Syu’bah Lughah al-Arabiyah, English Club, Jam’iyah Ta’miq al-Kutub dan Daarul Qur’an. Turut memeriahkan acara, diselenggarakan pula bazar kuliner dari masing-masing lembaga, sebagai daya tarik agar seluruh santri PPA. Lubri dapat berkontribusi memeriahkan acara.

Target yang hendak dicapai pengurus melalui acara ini bukan sebatas formalitas pelaksaanaan jadwal program belaka, melainkan sebagai bahan evaluasi keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dalam satu periode serta lahan pencarian bakat santri.

“Dari acara ini kami bisa melihat potensi anggota mana yang serius atau tidak, sehingga ketika nanti kami hendak mendelegasikan anggota dalam event-event di luar, sudah ada list nama yang kami kantongi”, jelas Anis Sulalah, mantan ketua lembaga Syu’bah al-Lughah al-Arabiyah yang saat ini juga menjadi panitia GLLSO.

Lebih dari itu, GLLSO merupakai ajang unjuk eksistensi serta media adu kreativitas antar Lembaga Semi Otonom, sehingga dari sini kemudian diharapkan akan muncul daya saing sportif antar lembaga dan antar anggota dengan mengedepankan akhlak dan nalar intelektual .

Ketua Pengurus PP. Annuqayah Lubangsa Putri, Ustadzah Faizatin mengharapkan, perbedaan kemampuan yang dimiliki oleh setiap anggota lembaga tidak menjadi media untuk mengunggulkan, namun sama-sama dapat mengakuinya sebagai potensi keberagaman yang menjadi kekayaan. GLLSO digharapkan mampu mewujudkan salah sau visi utama pesantren, melahirkan kader-kader berwawasan intelektual serta menjunjung tinggi akhlak kemanusiaan.


Penulis: Fadlilatul Ayni

Editor : Nuri Kh. Nafisah.

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak