Harlah Persal Putri, Ingatkan Kembali Sirah Nabawi

0
191
K. Izzul Muttaqin memberikan Ceramah pada Harlah ke 43 Persal Putri

Lubangsa_Peringatan hari lahir (Harlah) merupakan bentuk rasa syukur terhadap keberadaan suatu organisasi, serta momen yang tepat untuk mengingat kembali segala bentuk perjuangan para pendiri.

Berangkat dari hal tersebut, organisasi daerah Persatuan Santri Lenteng (Persal) Putri Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa Putri Guluk-guluk, Sumenep Masa Bakti 2020-2021 M. kembali mengadakan peringatan Harlah ke-43 yang ditempatkan di desa Bilapora Timur, Ganding, Senin (03/05).

Serangkaian rentetan acara yang ada di kegiatan harlah ini yaitu ziarah ke maqbarah pendiri Persal, Khatmil Al-Qur’an, bagi-bagi takjil Ramadhan, buka bersama, dan diparipurnai dengan ceramah agama seputar Nuzulul Qur’an.

Acara ini juga dihadiri seluruh pengurus, anggota, dan alumni Persal Putri. Tak lupa pula, masyarakat sekitar menjadi sasaran undangannya.

Zahrotul Jannah selaku ketua Persal Putri, mengatakan beberapa tujuan kegiatan tahunan ini, “Tujuan acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahim seluruh elemen Persal Putri dengan Alumni, bentuk rasa syukur terhadap lahirnya organisasi yang besar ini, momen untuk saling berbagi kepada sesama,” ucapnya ketika dimintai keterangan.

Kiai Izzul Muttaqin selaku pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Huda Gadu Barat, Ganding didapuk sebagai penceramah dalam acara ini. Dalam ceramahnya yang berdurasi satu jam itu, beliau mengawalinya dengan mengulas sirah nabawiyah. “Sirah nabawiyah adalah rekaman seluruh mata rantai perjalanan Nabi Muhammad SAW. dari lahir, kecil, remaja, dewasa, pernikahan, menjadi Nabi, perjuangannya yang heroik, tantangan-tantangan besar yang dilaluinya, hingga wafatnya,” tuturnya.

Lebih lanjut ketua Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-guluk ini memberikan kesimpulan terkait sirah nabawiyah. “Intisari yang bisa kita petik dari sirah nabawiyah adalah Islam itu ketika Allah SWT. turunkan ke dunia ini, ia menjelma dalam diri Nabi kita Muhammad SAW., karena beliau adalah Mushtafa (Pilihan Allah) yang dipilih oleh Allah untuk mewakili ajaran-Nya di dunia melalui ucapan dan perbuatan-Nya yang dibimbing langsung oleh Allah SWT.,” jelasnya.

Acara terakhir diisi dengan pelepasan balon sebagai simbolik dari perayaan Harlah Persal Putri oleh Nyai Raziqah selaku simpul alumni Persal Putri.


Penulis; Lukmanul H.

Editor; Moh. Ali Fikri

 

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak