Iksapansa Sambut 10 Muharram dengan Puasa

0
344

Selasa kemarin (11/10) tepatnya di waktu sore hari Pengurus  Ikatan Santri Aannuqayah Pamekasan Sampang (IKSAPANSA) sedang disibukkan oleh persiapan acara Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Bulan Muharram. Pelbagai macam kebutuhan sedang di siapkan oleh sebagian pengurus, acara tersebut bertempat di kawasan blok E nomor 06 yang mayoritas warga asal Paamekasan.

Acara tersebut dikemas dengan puasa bersama sekaligus buka bersama pada hari ke-10 (Asyura, red) di bulan Muharram, antara pengurus dengan anggota. Namun, kegiatan ini tidak sepenuhnya berjalan dengan maksimal, karena ada sebagian yang tidak  berpuasa. “Saya lagi pulang ke rumah, nembusin tentang pembentukan Koord. Alumni. Jadi kemungkinan besar tak kuat,” kata Moh. Rifdi Sekretaris I asal Pademawu itu.

Meski sudah mepet kegitan PHBI ini tetap direalisasikan pada hari Asyura karena berdasarkan pada hasil keputusan rapat pada tanggal 30 September bulan lalu. “Ya, di samping waktunya sudah mepet, kami juga sibuk  dengan program yang lain. Yaitu pada malam 1 Muharram kami laksanakan Khatmi Al-qur’an di maqbarah K. Muhammad Syaraqawi,” ujar Koord. Pendidikan dan Pengembangan Intelektual (P2I), Moh. Aldiyansyah Pratama.

Acara tersebut diapresiasi oleh Ketua Iksapansa karena momen acara perdana yang dilaksanakan di Iksapansa. “Bagus sekali (sambil acungkan jempol, red.), tahun sebelumnya tidak seperti sekarang. Alhamdulilah sukses. Buka bersama anggota” kata Moh. Mahrus Sholeh.

Buka puasa bersama yang dilaksanakan tahun sekarang cukup sederhana yaitu cukup disajikan dengan sebotol minuman kecil yang berisi aneka ragam buah, seperti buah naga, melon, semangka, jelly, dan lain-lain. Sedangkan dana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut yaitu diperoleh dari sumbangan pengurus dan anggota. “Sebagian pengurus ada nyumbang buahnya, ada pula yang uang lima ribuan (khusus yang tidak hadir rapat. Red). Kalau anggota wajib Rp. 2.000-an,” ujar Ach. Quraisy.

Suksesnya acara buka bersama merupakan sejarah dan kebahagiaan bersama bagi pengurus dan anggota demi kebersamaan. “Sebagai sarana dalam mempererat persaudaraan dan wujud militansi kita, yaitu dengan merayakan hari besar Islam,” pungkas Zaki Zulkarnain santri asal Pakong tersebut.


Penulis            : Ainor Rahman

Editor              : Misbahul Munir

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak