Iksaputra; Awali Ramadhan dengan Musyawarah Alumni dan Wali Anggota

0
155
Suasana musyawarah Iksaputra dengan Wali Santri dan Alumni

Lubangsa_Pada hari kamis tepat pada tanggal 15 april telah sukses mengadakan Temu Alumni dan Wali Anggota (TAWA) yang bertempat di Masjid Jamik Rubaru. Acara ini sebagai penguat  relasi Antara alumni dan pengurus Iksaputra dalam menjadikan iklim santri pantura yang berakhlak mahmudah, juga sebagai momentum pemasrahan kepada wali santri agar para santri ketika liburan tidak dibiarkan terbengkalai pergaulannya dan menyebarkan virus moral yang tidak baik pada santri yang lain.

Acara ini kurang lebih dihadiri oleh 150 alumni dan wali anggota hal ini menjadi batometer betapa solidnya alumni dan wali anggota. K. Ali Mufti Selaku ketua Forum Alumni (FA) Iksaputra menuturkan, “Pengurus Iksaputra, alumni, dan wali santri diharapkan bersinergi (dalam emnjaga santri Lubangsa. Red). Jangan sampai ada santri yang menggunakan celana pendek, apalagi pergi ketempat yang identik dengan lokasi negatif,” kamis (15/04/2021). Dilansir dari laman online rri.co.id, acara tersebut merupakan acara yang dihelat guna menjaga santri agar kondusif saat liburan. 

Dengan mendapat dukungan penuh pengasuh, fungsi organisasi daerah (Orda) terus dikembangkan. Diantaranya ikut berpartisipasi membina dan mengawasi santri yang menjadi anggota ordanya. Sehingga jika ada santri yang nakal dan sering melanggar peraturan pesantren, maka pengurus orda harus ikut bertanggung jawab untuk mengingatkan dan mengurusnya, “Dulu fungsi organisasi Iksaputra hanya untuk mengasah dan mengembangkan potensi santri yang terpendam. Mulai dari potensi membaca puisi, menjadi MC, moderator, berpidato, termasuk menjadi sarana latihan memimpin istighazah, tahlil dan kegiatan keagamaan lainnya,” jelasnya.

Dalam acara yang bertempat di  Masjid Jamik Rubaru itu, juga diisi dengan istighazah, tahlil dan musyawarah. Hasil masukan dari alumni dan para wali santri yang berasal dari kecamatan Rubaru, Ambunten, Dasuk dan Pasongsongan tersebut akan disampaikan kepada pengasuh melalui pengurus pesantren. Untuk dijadikan pertimbangan dalam menyusun program.

Pada musyawarah tersebut, disepkati beberapa hal di antaranya bagaimana pengurus Iksaputra benar-benar fokus mengayomi Santri dari Pantura yang termasuk anggota Resmi Iksaputra. Dalam hal ini alumni menekankan agar Pengurus bisa berkonsultasi dengan alumni dan wali anggota terkait persoalan yang cukup penting.

Hasil rumusan yang ke dua adalah bagaimana Iksaputra menjaga agar anggota Iksaputra yang notabene merupakan Santri Annuqayah Lubangsa tidak rusak mentalnya, hususnya Ketika liburan panjang Ramadhan. “Tujuannya agar santri tidak emmbawa pola piker yang tidak baik Ketika tiba hari balik pondok.” Tutur Imron Efendy yang merupakan Ketua Iksaputra.

Moh. Fahmi selaku ketua panitia Ramadhan Berkah Bersama Iksaputra (RABBI) menuturkan pihak panitia telah bekerja keras berusaha menghadirkan pengasuh Lubansga.  Namun, kondisi K. Ali Fikri yang kurang sehat mengakibatkan Ketua Iksaputra memajukan acara tersebut menjadi lebih ceoat agar penjagaan terhadap Santri bisa lebih maksimal dan bisa lebih awal.


Penulis: Habiburrahman

Editor: Nuvilu Usman Alatas

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak