Iksaputra Pasang Batu Kerikil di Maqbaroh Kiai Ilyas

0
247
Proses pemasangan batu kerikil di Maqabroh KH. Ilyas Syarqawi

Lubangsa_(30/04) pengurus dan alumni Iksaputra melakukan pemasangan batu kerikil di maqbaroh Al-Maghfurlah KH. Ilyas Syarqawi. Kegiatan ini dihasilkan dari musyawarah saat Temu Alumni dan Wali Anggota oleh Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) dan segenap pengurus Iksaputra. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar bagaiman pengunjung maqbaroh bisa lebih menghormati dan menjaga kebersihan di areal maqbaroh. “Kami terinspirasi dari maqbaroh keluarga dalem Karay, pengunjung itu tidak membawa alas kaki ke dalam maqbaroh. Dan kami harap juga pengunjung maqbaroh Kiai Ilyas ini bisa melakukan hal yang demikian.” Tutur Imron Efendy.

Proses pengambilan batu kerikil di kawasan pantai Ambunten.

Pada proses pengambilan batu kerikil, yang merupakan aksi yang ke empat setelah sebelumnya mengambil batu kerikil di area pantura. Pengurus Iksaputra bersama alumni melakukan turun pantai dimulai pada Jam 13:00, para Alumni dan pengurus Iksaputra melakukan pemberangkatan dari rute masing-masing yang terbagi menjadi tiga rute yaitu: dari Rubaru Barat, Rubaru Timur dan Ambunten. Setelah sampai di lokasi satu persatu batu dimasukkan ke dalam karung kemudian setelah karung penuh dimasukkan ke mobil pickup  dengan jumlah keseluruhan empat pickup, Imron Efendy selaku ketua Iksaputra mengutarakan bahwa selain sebagai bentuk pengabdian dan penghormatan kepada Guru, dan demi para pengunjung maqbaroh agar menjaga kebersihan dan kenyamanan beribadah di maqabaroh K. Ilyas, hal ini juga sebagai pererat solidaritas antara alumni dan pengurus Iksaputra.

Perihal proses pengambilan bat kerikilnya, Imron juga menjelaskan bahwasanya kendala pada turun pantai saat ini adalah air yang surut sehingga batu-batu sulit untuk diambil. Namun, karena kerja keras alumni dan pengurus Iksaputra, hal yang demikian bukanlah hambatan yang fatal meskipun dalam kondisi berpuasa, tetapi gotong royong membuat semuanya seakan dilewati dengan tenang damai dan santai.

Proses pengambilan batu kerikil di kawasan pantai Bluto

Saudara Moh. Fahmi selaku ketua panitia kegiatan Ramadhan Berkah Bersama Iksaputra (RABBI) mengatakan, “Pemasangan batu di maqbaroh K. Ilyas hingga turun pantai dan kegiatan di Iksaputra lainnya memang untuk memberikan kegiatan yang positif untuk anggota di Iksaputra selama liburan Ramadhan, serta sebagai wujud solidaritas antara alumni pengurus dan anggota Iksaputra.”  Tuturnya ketika diwawancarai waktu turun pantai.

Meski dalam keadaan berpuasa namun teman-teman tetap semangat untuk mengabdi dan gotong royong sehingga turun pantai seakan wahana seru antara alumni, pengurus dan anggota Iksaputra. Hal ini terbukti dari candaan dan gurauan saat proses membawa batu ke mobil. K. Basyir Rasyidi selaku komando pada kegiatan turun pantai ini mengutarakan bahwa santri jangan pernah menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan karena mengabdi tak pernah mengenal waktu dan dimensi ia hadir karena ekspektasi yang tinggi dari santri, tuturnya memberikan semangat kepada Alumni dan pengurus Iksaputra.

Baharuddin selaku salah satu alumni Iksaputra yang juga aktif di Iksatan Alumni Annuqayah (IAA) memberikan inspirasi pada seluruh peserta yang mengikuti turun pantai dengan slogan amal jariahnya, “Santri harus mengabdi!” Setelah melalui banyak tahapan akhirnya batu kerikil dari pantai Bluto akhirnya berhasil sampai ke maqbarah K.H. Warits Ilyas pada jam 20:50 WIB. Dan selesai pemasangannya sekitar jam 22:00 WIB.


Penulis: Habiburrahman

Editor: Moh. Ali Fikri

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak