Iksaputra Tutup Kegiatan Liburan Ramadhan dengan Khatmil Qur’an

0
217
Suasana mengaji pada acara Khatmil Qur'an terakhir di kediaman Abd. Shamad Rubaru.

Lubangsa_Liburan Ramadhan 1442 H. ini  Iksaputra melakukan banyak kegiatan, di antaranya Bakti Sosial, Santunan Anak Yatim, dan Khatmil Quran yang diadakan sebanyak enam kali. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengembangan karakter anggota dan pengurus Iksaputra agar memiliki daya guna yang berkualitas tinggi di masyarakat. Hal tersebut memang menjadi tujuan dari Iksaputra untuk mendidik anggotanya. Itulah alasan mengapa kegiatan di Iksaputra selalu diupayakan bersinggungan dengan masyarakat.

Pada Ramadhan tahun ini, Iksaputra menuntaskan kegiatan selama Ramadhan dengan Khatmil Quran yang bertempat di rumah Abdus Shamad, Rubaru, (09/05). Kegiatan tersebut berlangsung sebagaimana biasa, diawali dengan ngaji bersama dan diakhiri dengan buka bersama. Kegiatan yang masih berada di bawah tanggung jawab Ketua lama, Imron Efendy, tersebut memang telah direncanakan sebelumnya agar khatmil menjadi kegiatan penutup. Moh. Fahmi selaku Ketua Rabbi ’21 menuturkan bahwa hal tersebut menyangkut partisipasi semua warga Iksaputra. “Dalam semua kegiatan, banyak warga Iksaputra yang hadir dan kami ingin memberikan kesan baru dan melekat pada semua yang hadir.” Tuturnya. Kesan baru yang dimaksud adalah melihat kembali sejarah Iksaputra dahulu.

Asrori SF. selaku alumni Iksaputra yang hadir pada khatmil terakhir tersebut menceritakan pengalaman pahit manisnya melakukan kegiatan selama Ramadhan, utamanya dalam mencari solusi bersama ketika ada anggota, pengurus, dan alumni yang berebutan untuk menggelar khatmil. “Jhe’ reng Iksaputra pajhet senneng akompol duh beremma’a pole (Orang-orang di Iksaputra memang senang berkumpul, ya mau gimana lagi. red).” kenangnya.

Pada kesempatan itu juga, alumni yang hadir turut memberikan arahan bagaimana cara menyatukan persepsi dan mencari solusi bersama dalam sebuah organisasi. Mun’iem selaku sekretaris Iksaputra mengakui bahwa momentum tukar pikiran dengan alumni saat khatmil terakhir terasa berbeda. “Ikatan emosional kami dengan para alumni sangat erat. Seolah ada suntikan baru dan semangat baru untuk mengembangkan Iksaputra kedepannya.” Ujar mahasiswa IST Annuqayah asal Rubaru tersebut.


Penulis; Mifatahul Ulum

Editor; Moh. Ali Fikri

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak