K. Muhammad Ali Fikri Pilih Ketua Pengurus dengan Cara Qur’ah

0
655

Pemilihan ketua pengurus Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa pada Jum’at malam (14/1) berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemilihan calon yang biasanya dipilih oleh semua pengurus, akhirnya pindah tangan dipilih oleh pengasuh sendiri.

Pemilihan yang dilakukan dengan cara qur’ah atau pengundian tersebut sengaja dilaksakanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena sudah mendapatkan instruksi  dari pengasuh lubangsa.

K. Muhammad Ali Fikri, Pengasuh PP. Annuqayah daerah Lubangsa sebelum mengambil satu nama calon yang ada di dalam kaleng tersebut meminta kepada semua pengurus untuk bertawassul.

Saat setelah pengasuh mengambil satu kertas yang ada didalam kaleng tersebut, yang  muncul  adalah Mashuri Drajat, pengurus Anggota Seksi Pendidikan  Pengajaran dan Pengembangan Keilmuaan (P2PK).

Setelah dilakukan qur’ah, pengasuh lubangsa langsung memberikan sambutan. Dalam sambutannya ia sangat tidak menyangka kalau Masyhuri Drajat yang bisa keluar dalam pengundian tersebut,  sebab menurut  pengasuh masyuri sudah mempunyi tunangan dan sempat izin kepada pengasuh untuk bertungangan. “Saya tidak mengira kalau Masyhuri Drajat yang akan terpilih, karena dia  sudah tunangan,  Tetapi, tidak apa-apa mengabdi ke Lubangsa  selama dua tahun, tidak  akan  membaut calon  tunangan  saudara (Masyhuri Drajat,  Red)  menjadi beruy (basi, red). Dan yang masih belum punya tunangan segera mencarinya,” ungkap pengasuh.

Pengasuh berharap agar kepengurusan dan rancangan program masa khidmad 2017-2019 bisa dirancang dengan sebaik-baiknya, termasuk persiapan kesiapan pegurus yang ada dibawahnya. “Barangkali sebagai tim Formatur adalah  ketua terpilih dan ketua pengurus sekarang (Ali Hisyam, Red) serta yang ditunjuk sesuai dengan aturan yang dibuat dalam tatib pemilihan  ini,” tambahnya.

Usai sambutan pengasuh,  pimpinan sidang mempersilakan  ketua terpilih untuk melakukan salam sungkem kepada pengasuh lubangsa di depan  semua pengurus PP. Anuqayah daerah  Lubangsa. Dan akhirnya pengasuh menutup pemilihan ketua pengurus itu dengan pembacaan doa.


Penulis : Misbahul Munir

Editor   : Saifil Mu’iz

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak