Kelas Menulis Santri Diundur, Pastikan Anggaran dari Pengasuh

0
266

Lubangsa_Pengurus Seksi Kepustakaan, Penerbitan, dan Pers (KP2) sampai hari ini belum bisa memastikan kegiatan Kelas Menulis Santri (KMS) yang telah dirancang pada bulan Juli lalu.

Senin (7/8) kemarin Wakasi KP2, Misbahul Munir mengatakan bahwa untuk memastikan kegiatan KMS panitia harus menunggu kepastian anggaran dari pengasuh. Menurut Ketua Pengurus PP. Annuqayah daerah Lubangsa, Masyhuri Drajat, untuk sementara waktu seluruh kegiatan dimandekan dan setiap seksi harus menganggar kegiatan secara keseluruhan selama satu tahun. “Ya dianggar dulu semua kegiatannya selama satu tahun, nanti kami akan ajukan kepada pengasuh,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengaku bahwa program kerja masa bakti 2017-2019 masih dalam tahap pengesahan dari pengasuh, sehingga menurutnya, hal itu juga menjadi penyebab molornya kegiatan di PP. Annuqayah daerah Lubangsa. “Tetapi, pengasuh sudah meminta surat pengesahan kepada kami, barangkali bulan Agustus ini semua program sudah dapat dijalankan,” papar santri Asal Gapura itu.

Dengan adanya pengunduran kegiatan tersebut, Murtafiq, Ketua Panitia KMS menerima semua keputusan tersebut jika sudah disepakati oleh ketua Steering Comite (SC), “Semua keputusan saya pasrahkan kepada ketua SC dan pengurus KP2,” katanya.

Saat berita ini ditulis, Jamalul Muttaqin, Kasi KP2 masih belum memastikan pengunduran kegiatan KMS tersebut, menurut mantan Pimpinan Redaksi Majalah Muara itu, kegiatan KMS dan presentasi Event Lomba Essai Santri juga akan diundur. “Saya tidak bisa memastikan akan diundur pada tanggal berapa, tapi yang jelas kami menunggu kepastian dari pengurus Harian pesantren,” tuturnya dengan sedikit ragu.

Akan tetapi menurut pengurus yang baru satu tahun menjabat Kasi KP2 itu, berharap agar panitia harus tetap optimis dan tetap kompak antar panitia untuk mempersiapkan segala hal mengenai kegiatan KMS. Karenanya, ia meminta kepada semua panita KMS untuk melakukan rapat terkait penentuan tanggal pengunduran dan juga terkait jadwal kegiatan yang sesuai dengan moment. Saat ditanya soal peserta yang mendaftar, pihaknya masih mengatakan sangat minim, “peserta yang mendaftar masih ada dua orang, ya kita tunggu sampai dead line nanti,” katanya.


Penulis   : M. Fathur Rozi

Reditor    : Misbahul Munir

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak