Khatmi al-Qur’an Sebagai Doa untuk Ibu

0
213
Saat Khatmi al-Qur'an berlangsung (22/12/20)

Lubangsa Putri- Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional, Pengurus Harian PP. Annuqayah Lubangsa Putri rayakan moment Hari Ibu. Acara yang digelar tadi malam, Selasa 22 Desember 2020 tersebut bertempat di Aula gedung Madrasah Diniyah Baramij at-Tarbiyah wa at-Ta’lim (MD.BAW) lantai II.

Tahun ini, perayaan Hari Ibu berada di bawah naungan pengurus harian, yang pada periode sebelumnya ditanggungjawabi oleh pengurus kesenian. Berdasarkan penuturan ketua panitia perayaan Hari Ibu, konsep acara Hari Ibu tahun ini dijadikan tiga tahap dikarenakan waktu yang bersamaan dengan ujian semester gasal. Tadi malam merupakan jadwal yang dikhususkan untuk kalangan mahasiswa. Kemudian akan berlanjut pada tingkat siswa SLTA dan SLTP setelah ujian semester gasal berakhir di malam tanggal 25 dan 26 Desember 2020.

Berdasarkan penuturan ketua panitia, Hikmatul Karimah dalam sambutannya “Acara malam ini, kita akan khotmil Qur’an dengan tujuan untuk mendo’akan Ibu masing-masing. setelah itu, akan ditontonkan video pendek dan nobar film” ucapnya.

“Tawasul terakhir khususkan keinginan untuk Ibu masing-masing” ucap Ustazah Faizatin saat memimpin tawasul khotmil Qur’an tadi malam.

Perayaan Hari Ibu berjalan dengan lantunan kalam ilahi para santri untuk Ibu masing-masing. kurang lebih sekitar 200 orang lebih, santri yang mengikuti acara tersebut. Setelah usai membaca do’a, panitia Hari Ibu menontonkan video pendek sebelum nobar dimulai.

Zakiyatul Miskiyah, selaku presenter perayaan Hari Ibu Nasional yang memandu acara ini. Acara ini menjadi semakin meriah saat jargon Hari Ibu “Calon Ibu, Untuk Indonesia Maju” diucapkan seluruh santri yang hadir malam itu.

“Film yang akan ditonton malam ini adalah Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).” Ucap Hikmatul Jannah, selaku panitia SC saat ditemui di lokasi acara (22/12).

Pada malam selanjutnya akan dilaksanakan acara perayaan Hari Ibu Nasional untuk tingkat SLTA yang diisi dengan serangkaian acara pembacaan puisi untuk Ibu oleh Sanggar al-Zalzalah dan Nobar. Sedangkan untuk tingkat SLTP diisi dengan senandung untuk Ibu oleh Paduan Suara Lubangsa Putri (PSL).

“Film yang akan ditonton oleh santri tingkat SLTA dan SLTP berbeda dengan malam sebelumnya” tutur Maysaroh, selaku SC acara tersebut (23/12).


Penulis: Nurul Iman

Editor: Dananil Qayyum

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak