Kompak Siapkan Penerbitan

0
348

Kamis (2/1) malam seluruh kru Buletin Kompak kembali berkumpul untuk melaksanakan rapat perdana edisi kedua (XXVI).

Awalnya kru yang datang hanya segelintir orang sehingga meskipun sudah sampai pada jam yang tertera dalam undangan tidak langsung dimulai sebab masih menunggu yang lain. Di sela-sela waktu yang tersisa seluruh kru berbincang-bincang tentang segala hal baik pribadi atau kelompok. Sehingga timbullah kelak tawa yang membahana.

Pas jam 22:15 rapat dibuka oleh Saudara Aldi Hidayat sebagaimana biasanya. Senyatanya semua kru masih belum hadir tapi untuk mengantisipasi molornya rapat dan penerbitan rapat tersebut tetap dijalankan. Kemudian diserahkan kepada Pem-Red buletin Kompak saudara Abd. Aziz, Aziz nama akrab dipanggil untuk memimpin jalannya rapat tersebut.

“Sebelum beranjak terhadap agenda sebaiknya terlebih dahulu kita mengevaluasi penerbitan sebelumnya agar diketahui kekurangannya,” ucap bapak Pem-Red mengawal agenda. Kemudian dari mereka (Kru Kompak. Red) menyampaikan keganjalan dan kekurangan pada penerbitan pertama. Sehingga rapat tampak aktif dan ramai. “Kendala yang mendasar di seluruh kru adalah sifat militansi kurang sehingga dari beberapa program tidak maksimal terlaksana,” ucap Aldi sapa akrabnya santri asal Lenteng tersebut. Misbahul Munir selaku kasi Keperpustakan, Penerbitan dan Pers (KP2) sangat berharap seluruh kru, kompak dalam melaksanakan program-program yang ada agar tidak hanya satu pihak yang bontang-banting ke sana-sini. Juga bisa membangun militansi yang erat.

Rapat itu dilanjut dengan agenda inti yaitu tentang tema. Dari semua kru mengusulkan permasalahan-permasalahan yang aktual dan faktual seperti halnya jargon yang ada di Buletin Kompak tersebut. “Dalam penentuan tema kita harus tetap berpengang tegung pada jargon Kompak (Aktual dan Faktual. Red) tersebut,” imbuh Abd. Warits selaku Dewan dengan gelak tawanya.

Akhirnya untuk sementara dari rapat tersebut menghasilkan tema ‘Om Awas Om, Hoax Om’. Dan berakhirlah rapat tersebut ditutup dengan pembacaan hamdala.


Penulis  : Nur Mahmudi

Editor  : Misbahul Munir

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak