Lubangsa Sambut Gerhana Matahari dengan Shalat Kusuf

0
781

Santri Lubangsa Antusias Shalat Kusuf

Gerhana matahari (secara total bagi sebagian wilayah di Indonesia) yang terjadi pada Rabu, 9 Maret 2016 merupakan salah satu peristiwa yang menggemparkan dunia. Di Indonesia, banyak wisatawan yang hadir demi melihat Gerhana Matahari Total (GMT), yang kebetulan melewati sebagian daerah Indonesia. Mereka datang ke Indonesia hanya untuk menikmati GMT yang tak berlangsung lama itu. Hal itu menjadi pemandangan yang jarang terlihat.

Sementara itu, pemandangan lain terlihat di PP. Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep. Hanya saja, bukan berarti di pesantren yang berdiri pada 1881 itu, kedatangan para turis dari mancanegara. Santri yang berjumlah ribuan orang, pada hari itu, berbondong-bondong datang ke Masjid Jamik Annuqayah untuk melaksanakan Shalat Kusuf, shalat yang dilaksanakan hanya ketika terjadi gerhana matahari.

IMG_2016
Santri Annuqayah akan mengikuti shalat Kusuf

Hal ini dilakukan karena memang sudah mendapat intruksi dari Pengurus Pusat PP. Annuqayah. ”Kalau itu memang ada himbauan dari pengurus pusat untuk melaksanakan Shalat Kusuf,” tutur Ustadz Ali Hisyam, Ketua Pengurus PP. Annuqayah daerah Lubangsa saat diwawancarai di kantor Unit Kesehatan Pondok Pesantren (UKPP).

Pada kesempatan yang hanya terjadi 8-9 tahun sekali itu, santri begitu antusias untuk melaksanakan Shalat Kusuf tersebut. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ebit Abidillah, salah seorang santri PP. Annuqayah daerah Lubangsa. “Saya begitu senang melakukan Shalat Kusuf, karena hal ini adalah hal langka dan juga baru pertama kali saya melakukan shalat gerhana matahari ini seumur hidup saya,” ucapnya.


Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak