Manfaatkan Sebaik Mungkin, Jadikan Kotak Pos Sebagai Kotak Saran dan Naskah

0
175
Prosesi pemasangan kotak naskah dan saran di depan di depan kantor pesantren.

Lubangsa_Ada yang menarik perhatian santri di sepanjang jalan Kantor Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa. Tampak bersemangat beberapa orang sedang memindahkan kotak pos yang lama tidak terpakai itu.

Sebelumnya keberadaan kotak ini sempat digunakan sebagai tempat untuk meletakkan kiriman pos yang berada di depan kamar Darul Kutub Lubangsa sekarang. Tetapi, keberadaannya tidak difungsikan dengan baik. Sebagian yang lain mengira milik Yayasan Annuqayah.

Inisiatif untuk memanfaatkan kotak tersebut berawal dari bincang-bincang Pengurus Kepustakaan, Penerbitan dan Pers dengan Pengurus Kesenian PP. Annuqayah daerah Lubangsa agar kotak yang masih baik tersebut dapat digunakan dengan sebaik mungkin.

“Kotak itu kami gunakan biar bermanfaat untuk santri dan pesantren, khususnya,” ungkap Aziz, Wakasi KP2 kepada Kru Koran Lubangsa.

Pukul 12.45 menit, kotak pos tersebut sudah selesai dipasang, cat yang awalnya kuning diganti hijau. “Biar serasi, warnanya diambil seperti warna kantor pesantren, kotak ini akan multifungsi nantinya, tapi masih mau diperbaiki gemboknya,” ucap Abd. Warits saat membantu pengecetan kotak tersebut.

Selain itu, pemindahan ini tidak lepas dari tujuan mulia pengurus pesantren, khususnya pengurus KP2  dan Kesenian.  “Kotak tersebut akan dijadikan kotak kritik, dan saran secara umum di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa dan kotak naskah karya santri. Tetapi, hal ini masih mau dirembukkan lagi bersama Pengurus Kesenian terkait mekanismenya, dan akan disampaikan di Koran Lubangsa,” jelas Aziz ke Media Lubangsa Sabtu siang (19/09).

Sementara menurut penuturan Pengurus Kesenian, Nuril Supriadi, kotak pos Indonesia itu akan digunakan sebagai kotak naskah Pesantrian. Sebab menurutnya, jika kotak naskah dibuat dari kardus tentu akan tidak maksimal.


Penulis       : Abd. Malik

Editor          : Abd. Warits

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak