Mempererat Silaturrahim, IKSAL Laksanakan Temu Wali Santri dan Alumni

0
102
Foto Bersama; Pengurus Iksal, Alumni dan Wali Santri Berfoto bersama setelah musyawarah

Lubangsa_Pada bulan Ramadhan ini, Ikatan Keluarga Santri Annuqayah Legung (IKSAL) mengawali beberapa kegiatannya dengan Temu Wali Santri dan Alumni (17/04). Dengan adanya kegiatan ini Pengurus dan Anggota IKSAL mengharapkan dapat terjalin hubungan yang baik antara alumni, wali santri, dan santri aktif. Di samping itu, Ahmad Ulil Abshar selaku Ketua Umum IKSAL menyampaikan, “di antara tujuan-tujuan lain dari diadakannya kegiatan ini, adalah bagaimana nantinya wali santri dan alumni juga bisa ikut andil mengawal dan mendampingi santri utamanya dalam menjalankan setiap kegiatan di bulan Ramadhan ini.” ucapnya ketika sambutan.

Kegiatan Temu Wali Santri dan Alumni ini diformat dengan bentuk istighasah dan kemudian dilanjutkan dengan dialog antara alumni, wali santri, dan santri aktif dan diakhiri dengan do’a bersama. Dalam kegiatan ini ada beberapa penyampaian dari alumni, wali santri, dan santri aktif. Hasan Fauzi sebagai salah satu alumni menginginkan agar bagaimana nanti ada perkumpulan alumni dari wilayah Legung khususnya yang lebih solid untuk bisa membangun desa menjadi lebih baik, mengingat IKSAL merupakan organisasi daerah otonom yang skalanya hanya beberapa desa tidak sampai satu kecamatan.

Di samping itu, Abd. Rasyid selaku alumni sepuh turut menyampaikan harapannya agar para santri aktif utamanya dapat menarik simpati alumni dan masyarakat, salah satunya dengan aktif mengikuti atau bahkan menguasai setiap kegiatan yang dilaksanakan di masjid-masjid atau mushalla di daerahnya. Moh. Ishaq Zain, salah satu anggota simpul alumni berpesan agar santri tetap melanjutkan apa yang telah diajarkan oleh para masyaikh terdahulu ketika berada di tengah-tengah masyarakat “jangan sok bisa atau tau, tapi kalau disuruh jangan mundur,” tuturnya.

Selain itu, terkait data alumni juga masuk dalam perbahasan pada kesempatan musyawarah tersebut. “Kami mengharapkan agar bagaimana nantinya data-data alumni direvisi, artinya dilengkapi. Karena, masih banyak alumni-alumni utamanya yang masih muda yang baru beberapa tahun menjadi alumni,” harap Roisu Wildan, senior IKSAL. Beberapa pengurus IKSAL memang mengeluhkan terkait data-data alumni yang kurang valid. Mereka mengharapkan agar pengurus simpul alumni bisa mendata ulang alumni-alumni yang masih belum tercantum dalam data alumni.


Penulis: Fatur

Editor: Moh. Ali Fikri

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak