P2WK Upayakan Pembelajaran Aktif Saat Lockdown

0
94
Suasana kelas di serambi Pengasuh (03/10/2020). Foto: PP

Lubangsa Putri- Pengurus PP. Annuqayah Lubangsa Putri umumkan lockdown sejak Rabu, 23 September 2020 lalu, seluruh Santri tidak diperkenankan keluar komplek selama 14 hari hingga Selasa, 6 Oktober 2020 pagi tadi.

Lockdown yang diterapkan di PP. Annuqayah Lubangsa Putri ini sebagai bentuk tanggap dari adanya penyebaran wabah virus yang telah menjangkit salah satu Santri Annuqayah di komplek lain. Seluruh Santri tidak diperkenankan keluar komplek selama lockdown. Sebelum lockdown ini dilaksanakan, pengurus Lubri mengajukan permohonan izin kepada seluruh satuan pendidikan untuk tidak mengikuti segala kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan.

Hal terpenting seperti kegiatan belajar mengajar Siswa dan Mahasiswa tetap dipertimbangkan. Pengurus Pendidikan dan Pengembangan Wawasan Keilmuan (P2WK) telah mempersiapkan sistem pembelajaran para Santri sebagaimana di bangku sekolah. Setiap Siswa dikelompokkan sesuai dengan kelas formal masing-masing. Selain itu juga, Pengurus P2WK mempersiapkan beberapa ruangan dan pembimbing untuk menemani para Santri belajar sesuai dengan materi yang dijadwalkan. “Saya kebetulan diberi materi Bahasa Arab yang sesuai dengan kemampuan saya. Awalnya merasa deg-degan karena ini pengalaman pertama, tapi pada akhirnya terbiasa. Bukan hanya menemani mereka tapi juga bisa ikut belajar bersama mereka” ucap Mila, Salah satu pembimbing yang  ditemui usai kelas bahasa arab di kelas XI SMK.

Sedangkan sistem pembelajaran Mahasiswa telah dijadwalkan setiap harinya, yang ditemani pendamping dan penanggungjawab yakni Pengurus Wali Sembilan Daerah dan Pendamping terpilih. Kegiatan yang dilaksanakan di tingkat Mahasiswa salah satunya diskusi per fakultas. “Dalam diskusi tingkat Mahasiswa, saya yang kebetulan Fakultas Tarbiyah bisa sharing dan diskusi bersama adik-adik Mahasiswa. Bisa saling berbagi pengalaman dan masih banyak lagi” ucap Muammaroh, Mahasiswa PAI semester VII asal Kalimantan tersebut.

Lokasi belajar yang ditempati yakni ruang Madrasah Diniyah, Posko Kunjungan, Serambi dan Halaman Lubri. Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ini dilaksanakan mulai pukul 08:00 WIB hingga 10:00 WIB dengan diisi dua materi sesuai satuan pendidikan masing-masing. “Kami upayakan semua berjalan dengan maksimal. Kami sediakan segala fasilitas yang dibutuhkan oleh para pembimbing ketika mendampingi teman-teman Santri belajar” ujar Anis Sulalah, selaku Pengurus Waka II yang membawahi Pengurus P2WK.

Selain itu, Pengurus P2WK tetap berhubungan dengan pihak sekolah untuk melaporkan hasil pembelajaran dan menyetorkan daftar hadir dan tugas siswa. Terdapat sebagian guru yang memberi tugas bagi para Santri yang lockdown agar tetap mengikuti pelajaran sebagaimana di Sekolah.

“Terimakasih kepada seluruh pihak Pesantren, Sekolah dan Kampus karena telah memberi izin dan mendukung kami dalam melaksanakan kegiatan ini. Terimakasih kepada seluruh pihak yang berkenan membantu kami, Pengurus P2WK. Semoga mendapat balasan dari Allah SWT. atas segala tenaga dan pemikirannya. Diharapkan kita semua dapat mengambil hikmah dari lockdown yang berlangsung selama 14 hari ini” ucap Zulfatun Nasyriyah, Koordinator Pengurus P2WK saat ditemui tim media di Kantor Pesantren.


Penulis: Nurul Iman

Editor: Zakiyatul Miskiyah

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak