Panitia Akhir Sanah Laksanakan Pelatihan Pengolahan Sampah

0
152

Lubangsa_Berlokasi tepatnya di Marengan Daya, Kalianget, Panitia Akhir Sanah PPA. Lubangsa laksanakan pelatihan pengolahan sampah pada (03/06). Pihak Panitia Akhir Sanah yang dipimpin langsung Moh. Mahmudi tak tanggung-tanggung bersama 15 belas orang lainnya mendatangi tempat kerja Ibu Nova, alias Ibu Dwi Retnowati untuk menimba ilmu langsung tentang tata cara mengolah sampah kepada beliau.

Ketua SC Akhir Sanah, Abd. Malik mengatakan pemilihan Ibu Nova sebagai mentor untuk melatih 15 peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah tersebut berdasar pada hasil pertimbangan dengan Alumni. “Setelah beberapa kali komunikasi dengan Kak Danial, akhirnya beliau mengusulkan untuk mendatangi Ibu Nova.” Tuturnya.

Peserta serius mengikuti pelatihan mengolah sampah.

Pada awalnya pihak panitia berkeinginan agar Bu Nova yang akan didatangkan ke Lubangsa, hanya saja dengan pertimbangan keterbatasan alat untuk praktik, maka diputuskanlah Panitia yang membawa beberapa santri pilihan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

menanggapi kegiatan tersebut, Mahmudi mengatakan bahwa peserta semuanya mengikuti arahan dan bimbingan Ibu Nova. “Ibu Nova, dengan begitu telaten membagikan ilmu yang beliau peroleh kepada kami dengan sangat asyik dan nyaman.” Ungkapnya. “Wajar saja kegiatan ini melenceng dari target awal kita selesai latihan sekitar Dhuhur. Ternyata sampai Ashar kita baru selesai latihan. Karena sangat menyenangkan latihannya.” Tutur Hariadi selaku Kasi. KPL yang turut diiyakan oleh Syarif Hidayatullah yang juga sengat serius mengikuti pelatihan tersebut.

Gayeng, peserta berfoto bersama dengan Ibu Nova.

Pada kesempatan tersebut, sesi sharing bersama Ibu Nova memang menjadi sesi yang paling banyak mengedukasi. Tak segan peserta banyak bertanya tentang tanaman Hidroponik, pembuatan pupuk organik, hingga beberapa tanaman hias yang dengan legawa Bu Nova memaparkannya.

Pihak panitia Akhir Sanah kemudian mengonfirmasi bahwa kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pelatihan sesi kedua. “Kegiatan ini memang diproyeksikan tidak hanya sebatas berlatih sekali lalu selesai begitu saja. Masih ada tahapan-tahapan berikutnya agar apa yang kami lakukan benar-benar memiliki dampak bagi Lubangsa dalam pengelolaan Sampah.” Tutur Abd. Malik.


Penulis: Abd. Malik

Editor: Moh. Ali Fikri

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak