Penobatan Santri Terajin Salat Jamaah, Pengurus PK Undang Santri Senior Untuk Berbagi Pengalaman

0
177
Penobatan
Takdzim: santri terajin salat jemaah saat menerima penghargaan dari K. Misqala Karim

Lubangsa_ Pengurus Peribadatan dan Kepesantrenan (PK) kembali adakan program kerja bulanan di masjid Jamik Annuqayah kemarin (09/12) yakni penganugerahan santri terajin salat jamaah untuk bulan Desember 2020 setelah salat jamaah Isya usai dilaksanakan.

Acara tersebut dipimpin oleh ketua seksi (kasi) pengurus PK sendiri yakni ustaz Rahmatullah dengan pembacaan surah al-Fatihah sebagai pembuka. Baru lepas itu beliau mempersilahkan ustaz Syaiful Bahri selaku pengurus wakil ketua seksi (wakasi) PK untuk membacakan surat keputusan (SK) hasil rapat bersama pengurus PK. Dalam SK yang dibacakan oleh santri asal Batang-batang tersebut, Arif Ubaydillah, santri asal kecamatan  Dungkek menempati sebutan pertama sebagai terbaik pertama,  baru kemudian saudara Hidayatullah dan Ibnu Hajar Ahmad Thabibi menyusul setelahnya.

Awalnya dalam acara tersebut, pengurus PK mengundang Kiai Abu Siri Ali Mufti untuk mengisi motivasi namun, karena beliau berhalangan Kiai Nunung menjadi opsi kedua. Tapi hal itu demikian terjadi sehingga pengurus PK mempercayakan kepada santri senior yakni Kiai Misqala Karim untuk mengisi motivasi dalam acara tersebut. “Karena beliau bukan masuk Masayikh Annuqayah, tapi beliau masuk santri senior maka acara tersebut diisi dengan sharing pengalaman beliau di Lubangsa” ungkap ustaz Rahmatullah di Kantor Diniyah Lubangsa (11/01)

Dalam sharing yang disampaikan Kiai Misqala Karim, beliau juga meminta santri untuk tidak sering melanggar peraturan pesantren. “Jangan rusak fasilitas pesantren, itu dosa yang tak dimaafkan oleh alm. Kiai Warits Ilyas,”dawuh beliau di depan seluruh santri Lubangsa.(Red)


Penulis: Khairur Roziqin

Editor: Muhtadi

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak