Penutupan Guki Dan Mahakarya Ikstida Berlangsung Meriah

0
172
Sambutan Ketua Ikstida, Lailatus Syarifah saat acara penutupan Guki dan Mahakarya (18/03/21)

Lubangsa Putri- Usai pelaksanaan lomba Guki dan Mahakarya Ikstida selama 2 hari, seluruh panitia Gubuk Kreasi (Guki) dan Mahakarya Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (IKSTIDA) PP. Annuqayah Lubangsa Putri Guluk Guluk Sumenep Jawa Timur masa bakti 2020 -2021 gelar penutupan Gubuk Kreasi (GUKI) dan Mahakarya  pada hari kamis(18/03).

Acara dimulai pada pukul 20:45 WIB. yang bertempat di Halaman Lubangsa putri. Acara ini di hadiri oleh seluruh panitia  dan seluruh anggota Ikstida, beberapa undangan yang terdiri dari pengurus pesantren, P2O, undangan kehormatan Ikstida dan  undangan Ketua Organisasi Daerah (ORDA) yang ada di PP Annuqayah Lubangsa putri.

Acara ini diawali dengan penampilan kolaborasi  otonom Iksbat dan Pasra sebagai  bentuk partisipasi  mereka terhadap orda  Ikstida. acara ini berjalan dengan khidmat, Nur Zakiyatul Khairah(18), Master of Ceremony membuka acara dengan pembacaan Ummu Al Furqan, lantunan ayat suci Al Quran merupakan susunan acara yang kedua dimana dalam hal ini di bacakan langsung oleh salah satu anggota Ikstida, Anni Nur Faizah(21). Usai lantunan ayat suci al quran acara dilanjutkan dengan lantunan mars Ikstida dan lagu mordheje. kedua lagu ini merupakan ciri khas  orda Ikstida yang di senandungkan langsung oleh Club Paduan Suara Ikstida (PARADA). Usai lantunan mars dan lagu mordheje, acara  di lanjutkan dengan penobatan cebbing mordheje. Mereka merupakan delegasi organisasi otonom Ikstida (Iksbat. Iksabad, Iksal, dan Pasra). Dalam hal ini tidak hanya cebbing mordheje yang diapresiasi namun juga make overnya.

Usai penobatan cebbing mordheje acara dilanjutkan dengan prakata ketua  panitia, Siti Nashifah Aviana (22) menyampaikan “cebbing mordheje merupakan suatu lomba yang memang sudah ada sejak tahun lalu hanya saja pada tahun ini cebbing mordheje di konsep lebih menarik dari tahun sebelumnya.“ Ungkap ketua panitia. Mengakhiri dari prakata panitia, Lailatus Syarifah(22), ketua Ikstida menuturkan “GUKI dan Mahakarya ini merupakan program di akhir periode, acara ini merupakan evaluasi dari seluruh program kerja pengurus Ikstida selama satu periode dan pada tahun ini kami memberikan kesempatan yang sebesar besarnya kepada seluruh santri mordheje tanpa terkecuali untuk mengikuti berbagai macam lomba GUKI dan Mahakarya Ikstida. “ Jelas ketua Ikstida.

Usai sambutan ketua Ikstida tersebut, Qurratul Aini(23), Koordinator Pengurus Pembinaan dan Pengembangan Organisasi (P2O) turut menyampaikan “kami turut berpartipasi atas terselenggaranya acara akhir periode Ikstida dan kami juga sangat mengapresiasi terhadap terlaksananya acara ini sebab acara ini merupakan evaluasi dari seluruh program kerja pengurus Ikstida selama satu periode. Pesan terakhir dari kami tetaplah menjadi organisatoris yang baik dimanapun kalian berada dan tetaplah berbuat hal yang baik meskipun tidak diperintah oleh orang lain.” Tutur Koordinator P2O tersebut.

Setelah beberapa sambutan tersampaikan, acara diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang di pimpin oleh ustazah Helliyatul Hasanah (24), sebagai undangan kehormatan orda Ikstida. usai pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan pembacaan SK pemenang lomba GUKI dan Mahakarya Ikstida. setelah berbagai  hadiah lomba diberikan, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan budaya  dari otonom Iksabad, Iksal, dan komunitas Alif senansa Ikstida. tepat pada pukul 00:00 WIB. acara penutupan GUKI dan Mahakarya Ikstida  berakhir secara sempurna.


Penulis: Mahruzah

Editor: Zakiyatul Miskiyah

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak