Rendezvous Mengusung Tema Remaja

0
332

Kru Majalah Rendezvous Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (Ikstida) kembali berkumpul dengan agenda penetuan tema, rapat yang bertempat di Masjid Jamik Annuqayah bagian selatan tersebut dihadiri langsung oleh ketua dan sebagian pengurus harian Ikstida.

Meski cuaca dingin, tidak menyurutkan semangat kru untuk mencari tema yang masih aktual dan berkaitan dengan kehidupan remaja. Ciri khas dari majalah kebanggan Ikstida yang terbit satu kali dalam satu tahun memiliki karakter kupasan keremajaan.

Saifil Mu’iz, Ketua Divisi III yang menaungi  pengembangan pers mengatakan jika penerbitan 2 tahun sebelum kepemimpinan sebelumnya (Moh.  Hosni), pemilihan tema memang tidak terfokus pada remaja saja, yakni “Al-Qur’an; Antara Wahyu Dan Logika”. “Tapi, untuk tahun ini kita fokuskan pada remaja saja sebagai ciri khas kita. Apalagi tema dua tahun sebelum ini mengenai remaja, yaitu Generasi Digital dan The Strawbery Generation,” ungkapnya.

Amir Rusil, kru Rendezvous menyumbangkan tema untuk penerbitan edisi x yaitu “Jihad; Antara Menulis atau Lisan” dengan alasan bahwa di era globalisasi ini ada semacam problem cara penyampaian dakwah, disini peran utamanya adalah remaja. “Jika berdakwah melalui lisan ataupun seperti ceramah, tidak banyak kalangan muda yang akan ikut andil. Nah, disini bagaimana peran remaja agar juga dapat andil dan dapat menyumbangkan pemikirannya lewat sebuah tulisan kepada remaja yang lainnya melalui buku cetak maupun online. Apalagi sekarang sudah zamannya internet. Maka itu yang akan kita bahas,” ungkap siswa jurusan IPA itu panjang lebar.

Sementara, Amir Rusil tidak mau tinggal diam, ia pun menyumbangkan tema “Mempertanyakan Kebahagiaan Ala Remaja”. Ia juga sedikit menjelaskan tentang tema tersebut, dimana seringkali remaja dalam mengekspresikan kebahagiaannya melampaui dari konsep kebahagiaan, meski pada dasarnya kebahagiaan juga merupakan kebutuhan bagi rohani manusia. Yang dipermasalahkan adalah bagaimana seorang remaja dapat menempatkan dirinya. “Dari apa yang saya ketahui, dalam memilih tema, sebaiknya tema yang akan dibahas dekat dengan kita dan tidak banyak orang mengetahuinya. Dan itu akan membuat pembaca penasaran,” tambah Habib, salah satu Reporter Rendezvous menguatkan tema yang diusung Amir Rusil.

Banyaknya tema yang diusung, semua kru tidak bisa memutuskan tema yang akan diambil ketika itu. Sehingga, Amir Rusil, Reporter Rendezous berharap pada kru dalam pertemuan selanjutnya tema sudah membawa tema yang lebih banyak.


Penulis : Habiburrahman

Editor  : Misbahul Munir

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak