Santri Manfaatkan Jam Olahraga

0
296

Santri Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa beberapa hari ini telah menunggu diaktifkannya jam olah raga. Kebolehan berolahraga ternyata sudah mendapat perhatian serius dari pengurus pesantren, termasuk dalam aturan waktu berolahraga.

Jam olahraga yang telah dibuka beberapa bulan yang lalu, hanya diperbolehkan pada saat hari Senin, Kamis dan jum’at. Moh. Farid, Wakasi, Kesehatan Pembinaan Olahraga (KPO), menuturkan bahwa berolahraga bagi santri sudah ada semenjak dirinya dimondokkan pada tahun 2010. “Saat ini saya juga mempunyai kesempatan untuk kembali menciptakan beberapa klub olahraga. Seperti halnya, catur, tenis meja, dan bulu tangkis. Hal ini bentuk usaha mengaktifkan jam olahraga itu sendiri,”ungkapnya.

Tidak hanya itu, dari beberapa santri juga mengapresiasi adanya aktifitas olahraga yang dibuka oleh seksi KPO. Salah satu siswa MA 1 Annuqayah, Usman menyatakan bahwa olahraga merupakan program pesantren yang perlu ditingkatkan supaya santri-santri menjadi sehat, “Kalau kebiasan saya memang selalu berolahraga tiap minggunya dengan bermain bulu tangkis,” ujarnya dengan halus saat ditemui dikamarnya.

Namun, sebagian santri yang tidak mengikuti kegiatan klub dan senam untuk santri, mereka lebih memilih berolahraga ke Bukit Lancaran atau mengikuti kegiatan gestur yang diadakan oleh sanggar di Lubangsa, “Saya sendiri mengisi jam olahraga dengan gestur dan olah fokal  ke Bukit Lancaran, ” tutur, Junaidi, anggota Sanggar Anndalas.

Selaras dengan yang diugkapkan oleh Alfi, siswa kelas akhir MA 1 Annuqayah, bahwa dirinya memanfaatkan jam olahraga dengan puss up, back up full dan main halter agar tubuhnya menjadi kekar. “Sangat berbeda Mas, antara orang yang berolah raga dengan orang yang tidak berolahraga,” tuturnya.

Untuk memfasilitasi dalam berolahraga, Pengurus KPO sudah merencanakan pembuatan lapangan voly ball, futsal, dan lain sebagainya yang ditempatkan dibelakang dhalem pengasuh. Rencana tersebut telah mendaptkan izin dari K. Muhammad Shalahuddin selaku Penasehat Lubangsa.

Pengurus KPO selaku yang menaungi dan mengatur jalannya jam olahraga Lubangsa berharap agar santri mengunakan jam olahraga dengan sebaik-baiknya. “Gunakan jam olahraga ini dengan sebaik mungkin, mekipun waktunya tidak maksimal, kalau ada senam semua santri bisa ikut,” pungkasnya, saat ditemui di Kantor Unit Kesehatan Pondok Pesantren (UKPP) (19/03/2016) kemarin. [Man/N1]


Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak