Wahana Baru, Andalas Gestur di Pantai Slopeng

0
385

Lubangsa_Setelah melakukan serangkaian acara workshop keteateran dan kesusastraan, sebagian pengurus dan anggota Sanggar Andalas menindaklanjuti ke pantai slopeng guna mengikuti acara terakhir yaitu olah tubuh dan olah rasa (Gestur) pada jum’at (25/01).

Kegiatan gestur tersebut adalah kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh teman-teman Sanggar Andalas, bagaimana tidak, mereka baru pertama kali merasakan olah tubuh dan olah rasa di pantai. “saya baru pertama kali merasakan gestur di pantai semenjak aktif di sanggar.” Ucap ketua Sanggar Andalas Muhammad Hafil Mangkudilaga ketika baru sampai di pantai Slopeng.

Olah tubuh dan olah rasa itu dipimpin oleh alumni Sanggar Andalas sendiri yakni Latief Kobhung. Dan sekarang beliau aktif di Language Teater di bawah pimpinan Mas Eeng. Kru koran Lubangsa mendengar kabar bahwasannya ketika Latief Kobhung mempinpin gestur agaknya cukup keras. Hal tersebut ternyata selaras dengan apa yang disampaikan oleh sekretaris Sanggar Andalas Junaidi, “Saya pernah mengikuti serangkaian gesturnya mas Latief sewaktu di Gendewa. Cukup keras memang. Tapi kita berdoa saja semoga sekarang bisa agak longgar.” Ucapnya sembari tertawa sewaktu gestur belum dimulai.

Sebelum gestur dimulai, Latief Kobhung menyampaikan beberapa materi tentang keteateran dan manfaat gestur, “Gestur memberi banyak manfaat bagi daya tahan tubuh kita, contohnya seperti saya, saya jarang sakit ketika melakukan gestur secara rutin.”ujarnya.

Setelah menyampaikan beberapa materi perihal keteateran dan manfaat gestur tersebut, gestur dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 04.30 WIB. Gestur yang dilakukan secara terus-menerus tanpa jeda itu agaknya membuat badan teman-teman Sanggar Andalas remuk. Bagaimana tidak, setelah melakukan pemanasan lalu dilanjutkan dengan lari, jalan merangkak di atas paving dan di air dari ujung ke ujung dan masih banyak lagi yang teman-teman Sanggar Andalas rasa cukup keras. “Lumayan, membuat badan saya sedikit agak hancur.” Ucap salah satu pengurus Sanggar Andalas.

Penasehat Sanggar Andalas juga menyatakan, gestur tersebut harus terus menerus di lakukan agar badan teman-teman Sanggar Andalas tidak mudah sakit, “Gestur ini harus terus dilakukan.” Ucapnya ketika di Langger Kesenian.


Penulis : Vicky

Editor : Abd. Warits

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak