Waka II Laksanakan Pemilihan Ketua Tim Revisi Tatib Baru

0
319

Lubangsa_Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa, Panitia Revisi Tatib (PRT) menyelenggarakan rapat silaturrahim terkait pemilihan ketua baru PRT, menurut Sunaidi selaku Waka II menyampaikan bahwa Ketua Tim yang lama merasa tidak mampu untuk melaksanakan tugasnya dengan berbagai kesibukan sebagai pengurus Keamanan Pusat Annuqayah.

“Saya kira untuk mempercepat Tatib kita harus memilih ketua tim baru, kalau saja kuantitas dari Kamtib Lubangsa mewakili kita bisa mengambil dari pengurus Kamtib yang ada,” tegasnya saat memimpin jalanya rapat.

Dengan berbagai pertimbangan yang disampaikan oleh Waka II itu, direspon dengan positif oleh peserta rapat, sebagaimana yang disampaikan wakasi P2PK, Zamroni Arifin mengungkapan terkait prosedur pemilihan ketua tim baru, menurutnya pemilihan ketua tim baru harus dipasrahkan kepada sekretaris lama, “Agar tidak melakukan pemilihan lagi, ya serahkan pada sekretaris untuk meng-handle semua revisi tatib,” katanya.

Hal itu senada dengan yang disampaikan oleh Wakasi KP2, Misbahul Munir, menurut pengurus asal Pasongsongan pemilihan ketua tim harus dilimpahkan kepada sekretaris, “ini kan mulai kemarin yang banyak berjasa dalam melaksanakan tugasnya harian, jika kita melakukan pemilihan lagi sama artinya sudah menghilangkan kinerja ketua tahun kemarin termasuk harian,” katanya.

Akhinya,  dengan berbagai pertimbangan yang disampaikan oleh Romli selaku sekretaris PRT tidak bisa dimungkinkan dengan alasan magang atau tuga kampus, “sebentar lagi saya akan magang otomatis ini kan butuh kinerja yang cepat, ya kalau bisa yang lain lah,” katanya dengan nada tak siap.

Dengan kesepakatan rapat lalu pemilihan ketua PRT dilaksanakan secara terbuka dan disepakatilah saudara Zidqi Ridha sebagai ketua tim baru PRT, Zidqi sapaan akrabnya mengharap agar rapat terus diselenggarakan setiap malam. “Saya selaku ketua terpilih akan memberi kebijakan, untuk rapat revisi tatib saya minta tiap malam,” katanya sebelum rapat ditutup.


Penulis: M. Fathur Rozi

Editor: Jamalul Muttaqin

Silahkan Berkomentar Di Sini Secara Bijak